Madu Lambung

Madu lambung ? apaan tuh ?

Sekitar 40 % penduduk Indonesia pernah mengalami masalah lambung. Apa saja gejalanya ?. Nyeri atau perih pada lambung dan ulu hati atau leher atau punggung terutama pada saat perut kosong dan malam hari. Tidak nafsu makan. Mual. Perut kembung/terasa penuh. Mudah kenyang. Nafas pendek. Gampang capek hingga gigi geraham berlubang.

Penyakit lambung seringkali disebabkan oleh kebiasaan terlambat makan atau waktu makan yang tidak teratur. Stres. Lelah. Tekanan emosional yang berlebihan. Asam lambung berlebih. Terlalu banyak makan yang pedas, asam, beralkohol, serta obat-obatan seperti aspirin dan kortison.

Banyak obat lambung atau obat maag yang beredar di pasaran. Salah satu obat lambung yang sedang booming dan dipilih oleh  masyarakat adalah madu lambung. Mengapa madu lambung ?. Karena madu lambung diracik dari bahan alami yang dikenal memiliki efek samping rendah. Meskipun demikian, kita perlu berhati-hati. Tidak semua obat-obatan yang berembel-embel alami benar benar alami. Oleh karena itu, teliti sebelum membeli mutlak diperlukan. Cara paling gampang untuk mengetahui apakah suatu produk berkualitas atau tidak adalah dengan memeriksa ijin edarnya. Produk yang telah mendapatkan ijin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) menandakan bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Silahkan cek di https://cekbpom.pom.go.id.

Komposisi Madu Lambung

Madu lambung AtTaubah merupakan obat lambung yang komplit karena terbuat dari madu, temulawak, ketumbar, kayu manis, kunyit, kencur, mengkudu, alang-alang, jahe. Fungsi dari masing-masing bahan baku tersebut diantaranya adalah :

  1. Kunyit: antibiotik, menetralisir sisa pencernaan yang mengendap di dalam usus.
  2. Temulawak: antivirus untuk hepatitis, meningkatkan daya tahan tubuh, lambung dan hati, menguatkan pandangan, dan antiperadangan.
  3. Kencur: penenang organ dan pikiran (asam lambung naik merupakan salah satu penyebab hati tidak tenang), mengurangi panas serta mengeluarkan angin.
  4. Jahe: meningkatkan peredaran darah, bersifat menenangkan, mengeluarkan panas dan angin.
  5. Alang-alang: antinyeri dan antivirus, mengeluarkan endapan di dalam ginjal, empedu, dan dinding lambung, mengeluarkan angin.
  6. Ketumbar: meningkatkan kualitas gerak peristaltik organ, bersifat mendinginkan.
  7. Kayumanis: antiracun, bersifat aroma terapi.
  8. Mengkudu: penyeimbang hormon, antinyeri, melancarkan haid.

Anda bisa membeli madu lambung di link https://sehatkuat.com/ atau di marketplace berikut :

Salam sehat. Semoga Tuhan menyembuhkan Anda secepatnya dengan kesembuhan yang tiada sakit sesudahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat